Rabu, 09 November 2011

Kesekretarisan - Skenario MC

HUBUNGAN MASYARAKAT
SKENARIO dan PERTANYAAN MASTER of CEREMONY (MC)
Dosen Pengajar : Durinta Puspasari, S.Pd, M.Pd

Oleh :
Wawan Harianto 098554205/PE PK 09 B



Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ekonomi
Jurusan Pendidikan Ekonomi
Prodi Administrasi Perkantoran
2011 





 
Pembukaan :
Selamat siang dan salam sejahtera, dengan mengucapkan syukur alhamdulillah, marilah kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena dengan rahmat-Nyalah kita semua bisa hadir bersama-sama di tempat ini dalam keadaan sehat walafiat.
Hari ini merupakan hari yang sangat spesial, karena tamu yang akan hadir distudio G3 ini merupakan tamu yang sedang naik daun dan memperoleh kesuksesan karir yang telah dia rintis.
Bersama saya yang sudah tidak asing lagi “Wawan Harianto” Sambutlah dia seorang yang tiada duanya di Indonesia, Dunia, bahkan jagat raya yang sangat tidak asing lagi dalam kehidupan kita dia. Dia adalah mantan Menteri Keuangan “Ibu Sri Mulyani”.

Pertanyaan :
  1. Selamat siang Ibu, Assalamualaikum Wr. Wb terima kasih anda sudah menyempatkan hadir dalam acara KickMe. Ngomong – ngomong enaknya saya panggil Ibu Sri Atau Ibu Mul enaknya?
  • Narasumber menjawab...
  1. Baik, kabar anda bagaimana ibu?
  • Narasumber menjawab...
  1. Ngomong – ngomong ibu tidak sibuk? Meluangkan waktu untuk datang diacara ini?
  • Narasumber menjawab...
  1. Bagaimana rasanya bu, setelah dipindah ke Amerika?
  • Narasumber menjawab...
  1. Apakah ibu tidak kangen dengan kondisi yang ada di Indonesia? Seperti makanan, keluarga atau yang lain?
  • Narasumber menjawab...
  1. Ada yang berbeda dalam penampilan ibu kali ini, apakah ibu mendapatkan sesuatu yang membuat ibu merasa perlu berubah?
  • Narasumber menjawab...
  1. Apa yang ibu kerjakan selama berada di World Bank?
  • Narasumber menjawab...
  1. Apa yang lebih menyenangkan, bekerja menjadi Menteri Keuangan di Indonesia atau menjadi salah satu Direktur World Bank di Amerika?
  • Narasumber menjawab...
  1. Banyak gosip beredar bahwa Ibu di Pindah ke World Bank untuk menutupi sesuatu yang sangat besar, apakah benar?
  • Narasumber menjawab...
  1. Apakah ibu terpaksa memilih untuk pindah ke Amerika dan bekerja di World Bank?
  • Narasumber menjawab...
  1. Mengingat yang lalu, Ibu tersandung kasus sebuah Bank yang meyeret nama – nama pejabat. Apakah benar ada hubungannya dengan Ibu juga?
  • Narasumber menjawab...
  1. Bagaimana tanggapan keluarga serta orang – orang terdekat anda setelah anda dikait – kaitkan dengan kasus tersebut?
  • Narasumber menjawab...
  1. Menurut Ibu, apa yang sebenarnya terjadi dalam Bank tersebut?
  • Narasumber menjawab...
  1. Apakah ada yang salah dalam sistem keuangan perbankan kita?
  • Narasumber menjawab...
  1. Apakah benar kesalahan sistemik yang terjadi?
  • Narasumber menjawab...

  1. Lalu, siapa yang harus bertanggung jawab dalam kejadian tersbut?
  • Narasumber menjawab...
  1. Sesuatu yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut menurut ibu bagaimana? Apakah yang sistemik juga?
  • Narasumber menjawab...

Baiklah, selanjutnya mari kita membahas sisi lain dari Ibu Sri Mulyani.

  1. Selain menjadi salah satu Direktur World Bank, apakah ada kegiatan lain yang anda lakukan di Amerika?
  • Narasumber menjawab...
  1. Banyak berita yang beredar, disana ibu juga mempersiapkan diri untuk maju ke PEMILU 2014 apakah hal tersebut benar?
  • Narasumber menjawab...
  1. Apa saja yang anda pesiapkan dalam menghadapi event tersebut?
  • Narasumber menjawab...
  1. Ibu yakin untuk maju dalam PEMILU 2014?
  • Narasumber menjawab...
  1. Bagaimana tanggapan keluarga ibu dengan keputusan ibu tersebut?
  • Narasumber menjawab...
  1. Untuk memuluskan tujuan tersebut, ibu memilih bergabung dengan partai yang telah ada atau membuat partai sendiri?
  • Narasumber menjawab...
  1. Apakah nama partai tersebut kalau boleh tahu?
  • Narasumber menjawab...

  1. Apakah anda siap bersaing dengan yang sudah dahulu terjun didunia politik?
  • Narasumber menjawab...
  1. Kenapa anda memutuskan untuk terjun didunia politik?
  • Narasumber menjawab...
  1. Apakah anda memiliki tujuan atau misi khusus?
  • Narasumber menjawab...
  1. Berapa persen anda yakin untuk mendapatkan suara dari pemegang suara?
  • Narasumber menjawab...
  1. Jika nanti anda terpilih menjadi Presiden atau Wakil Presiden, apa yang akan anda lakukan terlebih dahulu?
  • Narasumber menjawab...

Pertanyaan terakhir,

  1. Apakah nanti jika ada tawaran menjadi Menteri anda mau menjabat kembali?
  • Narasumber menjawab...

Penutup :
Hadirin dan pemirsa, tidak terasa waktu telah lama berlangsung. Akhirnya sampai kita diakhir acara, saya mewakili segenap crew yang bertugas mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dalam penyelenggaraan acara ini.
Terima kasih banyak kepada Ibu Sri Mulyani yang telah berkenan hadir dalam acara ini. Serta tidak lupa, saya memohon maaf bila ada salah kata dan perbuatan yang tidak berkenan dihati pemirsa.
Selamat siang, Wassalamualaikum Wr. Wb.




 

Selasa, 04 Oktober 2011

Hunas - Pencitraan


Pencitraan merupakan salah satu bagian penting dari pekerjaan petugas Humas dalam suatu organisasi. Disini Universitas Indonesia (UI) sebagai salah satu organisasi atau lembaga pendidikan melaui Humas melakukan sebuah kegiatan yang bertemakan Eco Tourism Bike to Campus.
Acara Eco Tourism Bike to Campus merupakan salah satu sarana/produk dan strategi Humas Universitas Indonesia dalam mempromosikan lembaga pendidikan tersebut. Didalam acara tersebut, Universitas Indonesia berupaya mendorong budaya bersepeda yang ramah lingkungan serta baik manfaatnya bagi kesehatan. Dalam acara tersebut Universitas Indonesia memperkenalkan bicycle driving way pertama didunia yang dibangun didalam lingkungan kampus. Selain bicycle driving way, Universitas Indonesia juga memperkenalkan perpustakaan yang dibangun sejalan dengan konsep green concern yang diberi nama The Crystal Knowledge dimana dalam pembangunan perpustakaan tersebut tidak mengorbankan pohon – pohon besar yang telah tumbuh di area pembangunan perpustakaan tersebut.
Apa yang dilaksanakan oleh Universitas Indonesia tersebut tentunya akan berdampak positif bagi pencitraan Universitas tersebut. Pasalnya melalui tema yang diusung sangat positif dan membuat masyarakat memberikan penilaian yang positif bagi citra atau image Universitas Indonesia. Masyarakat pun akan mendapatkan pengetahuan dan pengertian tentang konsep ramah lingkungan dari hal sederhana dan dapat dilakukan oleh semua kalangan dari bersepeda dan menjaga pohon dan ekosistem yang telah ada. Dari hal – hal sederhana yang dikemas secara baik dan menarik akan menciptakan ketertarikan tersendiri bagi masyarakat dalam berkontribusi untuk menjaga kelestarian alam sekitarnya. Konsep yang ditawarkan tersebut akan mendapatkan penerimaan dan simpati dari masyarakat yang positif serta memberikan hasil memuaskan bagi Humas Universitas Indonesia yang telah merancang dan melaksanakan kegiatan Eco Tourism Bike to Campus.

Sumber artikel : Media Indonesia – Minggu, 2 Oktober 2011


Oleh :
Wawan Harianto
PE Adper 09 B
098554305

Kamis, 15 September 2011

Humas - Hubungan Masyarakat


Hubungan masyarakat, atau sering disingkat humas adalah seni menciptakan pengertian publik yang lebih baik sehingga dapat memperdalam kepercayaan publik terhadap suatu individu/ organisasi.
Menurut IPRA (International Public Relations Association) Humas adalah fungsi manajemen dari ciri yang terencana dan berkelanjutan melalui organisasi dan lembaga swasta atau publik (public) untuk memperoleh pengertian, simpati, dan dukungan dari mereka yang terkait atau mungkin ada hubungannya dengan penelitian opini public di antara mereka.
Sebagai sebuah profesi seorang Humas bertanggung jawab untuk memberikan informasi, mendidik, meyakinkan, meraih simpati, dan membangkitkan ketertarikan masyarakat akan sesuatu atau membuat masyarakat mengerti dan menerima sebuah situasi.
Seorang humas selanjutnya diharapkan untuk membuat program-program dalam mengambil tindakan secara sengaja dan terencana dalam upaya-upayanya mempertahankan, menciptakan, dan memelihara pengertian bersama antara organisasi dan masyarakatnya.
Posisi humas merupakan penunjang tercapainya tujuan yang ditetapkan oleh suatu manajemen organisasi. Sasaran humas adalah publik internal dan eksternal, dimana secara operasional humas bertugas membina hubungan harmonis antara organisasi dengan publiknya dan mencegah timbulnya rintangan psikologis yang mungkin terjadi di antara keduanya.
Contoh dari kegiatan-kegiatan Humas adalah: melobi, berbicara di depan publik, menyelenggarakan acara, dan membuat pernyataan tertulis.

Sejarah Humas
Di dunia
Konsep dasar Humas diperkenalkan pada tahun 1906 oleh Ivy Lee saat ia berhasil menjembatani konflik buruh batubara dan pengusaha. Konsep ini lalu dikenal sebagai Declaration of Principle (Deklarasi Azas-Azas Dasar) yaitu prinsip yang terbuka dan tidak menyembunyikan data dan fakta.
Di Indonesia
Humas di Indonesia dikenal pada tahun 1950an dimana humas bertugas untuk menjelaskan peran dan fungsi-fungsi setiap kementrian, jawatan, lembaga, badan, dan lain sebagainya.
Pekerjaan seorang humas
Tugas-tugas yang dilakukan oleh seorang humas dalam mempromosikan pengertian dan pengetahuan akan seluruh fakta-fakta tentang runtutan situasi atau sebuah situasi dengan sedemikian rupa sehingga mendapatkan simpati akan kejadian tersebut.
Humas merupakan proses yang terus menerus dari usaha-usaha manajemen untuk memperoleh kemauan baik dan pengertian dari pelanggan, pegawai, dan publik yang lebih luas. Dalam pekerjaannya, seorang humas membuat analisis ke dalam dan perbaikan diri, serta membuat pernyataan-pernyataan keluar. 


Bagian penting dari pekerjaan petugas Humas dalam suatu organisasi adalah :
·         Membuat kesan (image). Kesan disini berarti "gambaran yang diperoleh seseorang tentang suatu fakta sesuai dengan tingkat pengetahuan dan pengertian mereka (terhadap suatu produk, orang, atau situasi)".
·         Pengetahuan dan pengertian. Humas memiliki peran penting dalam membantu menginformasikan pada publik internal (dalam organisasi) dan publik eksternal (luar organisasi) dengan menyediakan informasi akurat dalam format yang mudah dimengerti sehingga ketidak-pedulian akan suatu organisasi, produk, atau tempat dapat diatasi melalui pengetahuan dan pengertian.
·         Menciptakan ketertarikan. Humas juga harus dapat menciptakan ketertarikan publik dalam suatu situasi atau serial situasi, yang bisa jadi berpengaruh besar dalam suatu organisasi atau sekelompok orang. Menggunakan strategi kehumasan dalam hal ini bisa menjadi sangat efektif.
·         Penerimaan. Masyarakat mungkin bersikap melawan pada sebuah situasi karena mereka tidak mengerti apa yang sedang terjadi, atau mengapa hal tersebut terjadi. Profesi humas mempunyai peran kunci untuk menjelaskan sebuah situasi atau kejadian dengan sejelas-jelasnya sehingga ketidak-pedulian, dan bahkan sikap menentang, yang menjadi atmosfer disekelilingnya dapat diputar menjadi pengertian dan penerimaan.
·         Simpati. Dengan mengemukakan informasi secara jelas dan tidak bias, umumnya merupakan cara yang berhasil untuk meraih simpati.

Fungsi humas
Humas memiliki fungsi sebagai berikut :
1.      memberikan penerangan kepada publik,
2.      melakukan persuasi kepada publik untuk mengubah sikap dan tingkah laku publik
3.      Upaya untuk menyatukan sikap dan perilaku suatu lembaga sesuai dengan sikap dan perbuatan masyarakat, atau sebaliknya. 
Kesalahan umum
Program humas dianggap sebagai program jangka pendek, dan program penanggulangan reaktif saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan disaat hubungan dengan masyarakat menjadi buruk. 
Kegiatan humas
Tujuh puluh persen dari kegiatan seorang humas berhubungan dengan tulis menulis selain tugas-tugas lainnya. Diantaranya adalah:
1.      Merancang pesan tematik agar pesan yang disampaikan oleh organisasi memiliki keseragaman/ keterkaitan pesan. Contoh: Bank BRI saat menggelar tema "Puting Beliung".
2.      Melakukan segmentasi media, dimana seorang humas harus mampu memformulasikan keseimbangan saling dukung antara media cetak dan elektronik.
3.      Komunikasi interaktif. Contohnya beberapa organisasi dalam merancang logonya melakukan pelibatan konsumen dimana dilakukan kompetisi merancang logo, contoh lain adalah rubrik konsultasi atau jasa layanan konsumen melalui telpon.
4.      Menjaga reputasi perusahaan dan citra produk melalui pemanfaatan kekuatan pesan dan atau kombinasinya. Contoh: kegiatan sponsor: Dari Ultra Jaya.
5.      Iklan multiguna (memanfaatkan momentum psikologis). Contoh: bukan basa-basi.
6.      Penjualan simpatik. Contoh: Kecap ABC menyisihkan hasil penjualan untuk memberi buka puasa dan sahur kaum dhuafa.
7.      Melakukan iklan layanan masyarakat.
8.      Pemasaran dari mulut kemulut. Contoh: Taksi Bluebird dalam memasarkan reputasi yang baik jarang menggunakan iklan media massa.
9.      Ajang pemasaran khusus dimana aktivitas dirancang untuk melibatkan khalayak. Contoh: Ajang Jakarta Fair
10.  Memanfaatkan komunikasi yang akrab untuk pelanggan. Contoh: Layanan purna jual, dsb.

Bauran humas
Peranan humas menjadi Pencils yang hampir mirip dengan promotion mix yaitu formula PASP (Publications, Advertising, Sales Promotions, dan Personal Selling). Pencils jika dijabarkan secara rinci dalam korelasi komponen utama peranan humas adalah sebagai berikut :
Publikasi
Setiap fungsi dan tugas humas adalah menyelenggarakan publikasi atau menyebarluaskan informasi melalui berbagai media tentang aktivitas atau kegiatan perusahaan atau organisasi yang pantas untuk diketahui oleh publik.
Event (Penyusunan program acara)
Special event adalah sebuah event yang biasanya dilaksanakan untuk mendapatkan perhatian media yang bermuara pada perhatian publik tentang perusahaan (atau organisasi) atau produk perusahaan . Merancang acara tertentu atau lebih dikenal dengan peristiwa khusus (special event) yang dipilih dalam jangka waktu, tempat, dan objek tertentu yang khusus sifatnya untuk memengaruhi opini publik.
News (Menciptakan berita)
Berita adalah informasi yang belum diketahui oleh pihak penerimanya.Menurut Rosady Ruslan menciptakan berita dilakukan melalui press release, news letter, dan bulletin, dan hal lain yang mengacu pada teknis penulisan 5W + 1H (Who, What, Where, When, Why, dan How) dengan sistematika penulisan "piramida terbalik", yang paling penting menjadi lead dan intro yang kurang penting diletakkan di tengah batang berita.
Pemberdayaan Masyarakat
Pemberdayaan Masyarakat (Community Development) secara umum merupakan kegiatan pengembangan masyarakat yang diarahkan untuk memperbesar akses masyarakat untuk mencapai kondisi sosial-ekonomi-budaya yang lebih baik apabila dibandingkan dengan sebelum adanya kegiatan pembangunan.
Sehingga masyarakat di tempat tersebut diharapkan menjadi lebih mandiri dengan kualitas kehidupan dan kesejahteraan yang lebih baik. Program Community Development memiliki tiga karakter utama yaitu berbasis masyarakat (community based), berbasis sumber daya setempat (local resource based) dan berkelanjutan (sustainable). Dua sasaran yang ingin dicapai yaitu: sasaran kapasitas masyarakat dan sasaran kesejahteraan. Sasaran pertama yaitu kapasitas masyarakat dapat dicapai melalui upaya pemberdayaan (empowerment) agar anggota masyarakat dapat ikut dalam proses produksi atau institusi penunjang dalam proses produksi, kesetaraan (equity) dengan tidak membedakan status dan keahlian, keamanan (security), keberlanjutan (sustainability) dan kerjasama (cooperation), kesemuanya berjalan secara simultan.
Produk-produk tertulis humas
Diantaranya adalah:
1.      Siaran pers yaitu informasi yang mengandung nilai berita dan disampaikan oleh publik melalui media massa.
2.      Latar belakang (Backgrounder)
3.      Media internal
4.      Laporan tahunan
5.      Advetorial
6.      Profil perusahaan
7.      Lembaran berita (Newsletter)
8.      Prospektus
9.      Penulisan komentar pembaca
10.  Penulisah naskah pidato
11.  Iklan layanan masyarakat 


Sumber dan Referensi : http://id.wikipedia.org/wiki/Hubungan_masyarakat